Layar Sentuh, Standar Ponsel Masa Datang
Munculnya ponsel dengan layar sentuh sebenarnya sudah beberapa tahun lalu. Namun layar sentuh kurang menarik hingga Apple mengeluarkan ponsel revolusioner iPhone. Sejak saat itu layar sentuh tidak bisa ditinggalkan dari ponsel pintar atau smartphone.
Setelah kesuksesan iPhone, vendor lain Samsung, BlackBerry, Nokia, LG, HTC, juga menawarkan touch-screen pada produknya. Bisa jadi untuk beberapa tahun ke depan, ponsel tanpa layar sentuh masih banyak digunakan. Tapi berikutnya? Padahal vendor harus mengeluarkan inovasi agar konsumen mau mengganti ponselnya dengan yang lebih baru dan yang paling mutakhir.
Research In Motion berhasil membuat fitur layar sentuh lebih canggih dengan “clickable” BlackBerry Storm. Dipastikan vendor lain dalam beberapa bulan ke depan akan menawarkan teknologi sejenis.
Layar sentuh pertama kali dikenal saat digunakan pada perangkat Ericsson Communicator beberapa tahun silam. Namun fitur ini makin popular saat digunakan pada LG Chocolate orisinil. Tak sekedar layar sentuh, tapi berkembang menjadi tombol ringan sensitif panas. Samsung kemudian mengikutinya. Tak lama Sony Ericsson menggunakan tombol serupa pada K850i.
Namun Apple yang menunggu lama agar teknologi layar sentuh mencapai puncaknya, meraih sukses saat menawarkan pada iPod generasi keempat. Termasuk saat digunakan pada iPhone, orang sulit percaya bisa sangat sensitif dan akurat dibandingkan dengan turunan Pocket-PC WinMO serta SE UIQ.
Apple tidak menguasai sendiri teknologi layar sentuh. Samsung dan LG telah berusaha keras di bidang ini, dan Nokia juga sudah siap dengan teknologi barunya. Bahkan vendor ini telah mengembangkannya agar bisa bergetar saat disentuh.
Sumber: INILAH.COM
Segera bergabung dengan FORUM kami, Daftar !
| Sela waktu dikantor, isi dengan berTrading Forex di Marketiva |
1. Membuka Account Gratis. Daftar Disini! |
Tutorial 6 | Tutorial 7 | Tutorial 8 | Tutorial 9 | Tutorial 10
Astaga.com lifestyle on the net











































Leave a Comment