MallPonsel.Com Blog

Berita Seputar Handphone, Gadgets, Software, Games, Komputer dan Teknologi

Axis Targetkan 2 Juta Pelanggan


Axis memang bermain aman di wilayah data dikarenakan jumlah pelanggannya yang masih 500 ribu. Untuk itu, akhir tahun ini mereka berniat menggenjotnya hingga tercapai 2 juta pelanggan. “Indonesia adalah market terbesar dan prospektif untuk industri telko. Bagi Axis, Indonesia semacam tambang berlian. Setelah China, India, Rusia, dan Brazil. Yang paling mempengaruhi adalah pertumbuhan penggunaan telepon seluler yang eksponensial karena dukungan populasi yang besar,” Head of Corporate Strategy and Business Development NTS Ben Soppitt.

Menurut Soppitt, dengan populasi di Indonesia yang sebesar ini masih memberikan pangsa pasar hang cukup luas untuk diperebutkan. Namun untuk menarik jumlah pasar tersebut, Axis harus bersiap dengan cakupan dan infrastruktur yang mumpuni.

“Saat ini kami memiliki sekira 2000 BTS yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Tahun depan kami akan menambah kembali menjadi 3700 BTS,” janji Soppitt. Belum lama ini, lanjut Soppit, NTS baru saja membangun 200 BTS di wilayah Jawa Tengah. Minggu depan, NTS berjanji untuk mulai melakukan ekspansi BTS ke wilayah Sumatera Utara.

Berdasarkan data yang dipaparkan Soppitt, hingga akhir tahun ini Axis menargetkan penambahan pelanggan hingga 1,5 juta sehingga nantinya dapat menggenapkan jumlah pelanggan Axis menjadi 2 juta. “Hingga saat ini terdapat 500 ribu pelanggan yang mengaktifkan Axis,” tambah Soppitt.

Fokus di Data

Bermain di jalur telekomunikasi yang berbeda. Axis mengaku akan fokus pada layanan data saja. “Kita tidak terlalu berpengaruh dengan tarif layanan suara yang cukup kompetitif belakangan ini. Kami coba konsisten all the time (sepanjang waktu). Toh, kita menyuguhkan tarif yang sudah murah untuk data yakni Rp0,1 per kilobyte,” ujar Ben Soppitt.

Soppitt meyakinkan bahwa bermain di jalur data merupakan ranah yang cukup aman untuk berkompetisi dengan pemain-pemain besar seperti Telkomsel, Indosat, maupun XL, yang tergolong sebagai pemain senior di kancah telekomunikasi di Indonesia. Selain itu, NTS pun meyakini bahwa layanan data merupakan pasar yang potensial meskipun saat ini belum tergambar secara real pasar yang dimaksud.

“Tarif data merupakan strategi marketing Axis. Dengan begini kita tidak hanya menyediakan layanan voice dan teks tapi juga mengembangkan layanan data. Suatu saat kami yakin pasar data akan booming di Indonesia. Saat pasar tersebut mulai menggelembung maka Axis pun akan ikut membesar,” papar Soppitt.

Namun begitu, Axis tidak lantas membuat tarif data mereka kehilangan arah. Corporate Communication Axis Annita Avianty menambahkan bahwa untuk saat ini Axis memang masih menggunakan tarif promo. Ke depan, Annita memastikan bahwa tarif tersebut akan berubah kembali menjadi tarif semula.

“Tarif promo hingga 31 Agustus dan kami belum punya rencana untuk memperpanjangnya. Rencananya pada awal September, setelah masa promosi habis, kami akan kembali membelakukan tarif semula, flat Rp60 ke sesama Axis dan Rp600 untuk percakapan ke operator lain,” pungkas Annita.

(Sumber: OKEZONE.COM)

Segera bergabung dengan FORUM kami, Daftar !

Related posts:

  1. Axis Klaim Capai 1 Juta Pelanggan
  2. Telkom akan Memberlakukan Struktur Tarif Flat untuk Flexi
  3. Program Telepon Gratis ke Sesama Flexi
  4. Tarif Telepon Flexi Naik atau Turun?
  5. Esia Patok 7 Juta Pelanggan
  6. Axis-Sony Ericsson Luncurkan Ponsel Rp 300 Ribuan
  7. Telkomsel Catat 55 Juta Pelanggan Juli 2008
  8. Program Telepon Rumah Tarif Hemat
  9. Pasar Seluler Indonesia Masih Terbuka
  10. Fren Optimistis Jangkau 80% Penduduk Pada 2010


Leave a Comment

eXTReMe Tracker